Alexander S. Rusli, 54 tahun, merupakan warga negara Indonesia dan berdomisili di Jakarta. Pengangkatan pertamanya sebagai Komisaris Independen tercatat dalam Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan No. 38 tanggal 19 Juli 2021, dan pengangkatan terakhirnya tercatat dalam Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan No. 37 tanggal 13 Mei 2024, dengan masa jabatan yang dimulai pada tanggal 13 Mei 2024 dan akan berakhir pada tahun 2026.
Selain peranannya di Perseroan, Alexander S. Rusli juga menjabat beberapa posisi penting di berbagai perusahaan dan institusi. Beliau menjabat sebagai Komisaris Independen di PT Medikaloka Hermina Tbk (Grup Rumah Sakit Hermina) dan PT Unilever Indonesia Tbk sejak 2018, di PT Link Net Tbk sejak 2020, dan di PT Cisarua Mountain Dairy Tbk sejak 2021. Selain itu, beliau menjabat sebagai Staf Ahli Kementerian Keuangan Republik Indonesia untuk Sistem Perpajakan Nasional sejak 2019 dan Penasihat di Crescent Point Indonesia sejak 2019. Beliau juga merupakan pendiri PT Digi Asia Bios, sebuah perusahaan induk fintech yang menawarkan layanan pembayaran digital, kredit, dan remitansi di Indonesia. Selain itu hingga saat ini Alexander S. Rusli menjabat sebagai Chairman di WWF Indonesia Foundation, Komisaris di PT Sumitomo Indonesia, Penasihat di PT Inclusive Finance Group & PT WIR Asia Tbk dan Country Head di PT ARES Management Asia (ARES Private Equity).
Di awal karirnya, beliau bekerja sebagai Konsultan Manajemen di PricewaterhouseCoopers (1997-2001), Staf Ahli Kementerian Komunikasi dan Informatika (2001-2007), dan Staf Ahli Kementerian BUMN (2007-2009). Pada periode yang sama, beliau memegang beberapa posisi tata kelola di perusahaan milik negara, termasuk Komisaris di PT Krakatau Steel Tbk, Presiden Komisaris di PT Geodipa Energi, dan Komisaris di PT Kertas Kraft Aceh, semuanya pada periode (2007-2009).
Karir panjang Alexander S. Rusli mencakup sektor korporasi dan pemerintahan. Beliau pernah menjabat sebagai CEO PT Indosat Tbk (2012-2017), Komisaris Independen PT Sarana Menara Nusantara Tbk (Protelindo) (2018-2019), Ketua iFlix Indonesia (2018-2020), serta Komisaris PT Solusi Sinergi Digital Tbk (2019-2022).
Beliau memiliki latar belakang pendidikan yang kuat dalam bidang sistem informasi dan bisnis. Beliau meraih gelar Bachelor of Business (BBus) jurusan Information System tahun 1992 dari Curtin University of Technology (sekarang Curtin University), Perth, Australia. Beliau kemudian melanjutkan pendidikan di universitas dan jurusan yang sama untuk meraih gelar Bachelor of Commerce (Bcom (Hons)) pada tahun 1993 dan Doctor of Philosophy (PhD) pada tahun 2000.