Benny Haryanto
Presiden Komisaris

Benny Haryanto Djie, 65 tahun, merupakan warga negara Indonesia dan berdomisili di Jakarta. Pengangkatan terakhirnya sebagai Presiden Komisaris tercatat dalam Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan No. 37 tanggal 13 Mei 2024, dengan masa jabatan yang dimulai pada tanggal 13 Mei 2024.

Selain di Perseroan, Benny Haryanto Djie juga menjabat sebagai Direktur PT Siloam International Hospitals Tbk sejak tahun 2024 sampai dengan sekarang.

Benny Haryanto Djie memulai karir profesionalnya di PT Bank Danamon Tbk (1989-1990). Beliau kemudian berkarir di Standard Chartered Bank (1991-1994), Deutsche Bank AG Cabang Jakarta (1994-1997), dan sempat bergabung dengan PT Lippo Securities Tbk (1997-1998).

Pada tahun 1998, beliau mengemban posisi sebagai Presiden Direktur di Kustodian Sentral Efek Indonesia hingga 2006. Beliau kemudian melanjutkan perjalanan karirnya dengan menjabat sebagai Presiden Direktur PT Ciptadana Capital (2006-2011). Selain itu, beliau juga pernah menjabat sebagai Presiden Komisaris PT Lippo General Insurance Tbk (2014-2020), Komisaris PT Multipolar Tbk (2014-2020), Komisaris PT Lippo Karawaci Tbk (2016-2018), serta Komisaris PT Lippo Securities Tbk (2015-2020).

Beliau memiliki latar belakang pendidikan yang kuat di bidang bisnis. Beliau meraih gelar Master of Business Administration (MBA) tahun 1989 dari Washburn University, Topeka, Kansas, Amerika Serikat. Sebelumnya, beliau meraih gelar Bachelor of Economics (BEc) tahun 1985 dari Brandon University, Manitoba, Kanada.

Alexander S. Rusli
Komisaris Independen

Alexander S. Rusli, 54 tahun, merupakan warga negara Indonesia dan berdomisili di Jakarta. Pengangkatan pertamanya sebagai Komisaris Independen tercatat dalam Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan No. 38 tanggal 19 Juli 2021, dan pengangkatan terakhirnya tercatat dalam Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan No. 37 tanggal 13 Mei 2024, dengan masa jabatan yang dimulai pada tanggal 13 Mei 2024 dan akan berakhir pada tahun 2026.

Selain peranannya di Perseroan, Alexander S. Rusli juga menjabat beberapa posisi penting di berbagai perusahaan dan institusi. Beliau menjabat sebagai Komisaris Independen di PT Medikaloka Hermina Tbk (Grup Rumah Sakit Hermina) dan PT Unilever Indonesia Tbk sejak 2018, di PT Link Net Tbk sejak 2020, dan di PT Cisarua Mountain Dairy Tbk sejak 2021. Selain itu, beliau menjabat sebagai Staf Ahli Kementerian Keuangan Republik Indonesia untuk Sistem Perpajakan Nasional sejak 2019 dan Penasihat di Crescent Point Indonesia sejak 2019. Beliau juga merupakan pendiri PT Digi Asia Bios, sebuah perusahaan induk fintech yang menawarkan layanan pembayaran digital, kredit, dan remitansi di Indonesia. Selain itu hingga saat ini Alexander S. Rusli menjabat sebagai Chairman di WWF Indonesia Foundation, Komisaris di PT Sumitomo Indonesia, Penasihat di PT Inclusive Finance Group & PT WIR Asia Tbk dan Country Head di PT ARES Management Asia (ARES Private Equity).

Di awal karirnya, beliau bekerja sebagai Konsultan Manajemen di PricewaterhouseCoopers (1997-2001), Staf Ahli Kementerian Komunikasi dan Informatika (2001-2007), dan Staf Ahli Kementerian BUMN (2007-2009). Pada periode yang sama, beliau memegang beberapa posisi tata kelola di perusahaan milik negara, termasuk Komisaris di PT Krakatau Steel Tbk, Presiden Komisaris di PT Geodipa Energi, dan Komisaris di PT Kertas Kraft Aceh, semuanya pada periode (2007-2009).

Karir panjang Alexander S. Rusli mencakup sektor korporasi dan pemerintahan. Beliau pernah menjabat sebagai CEO PT Indosat Tbk (2012-2017), Komisaris Independen PT Sarana Menara Nusantara Tbk (Protelindo) (2018-2019), Ketua iFlix Indonesia (2018-2020), serta Komisaris PT Solusi Sinergi Digital Tbk (2019-2022).

Beliau memiliki latar belakang pendidikan yang kuat dalam bidang sistem informasi dan bisnis. Beliau meraih gelar Bachelor of Business (BBus) jurusan Information System tahun 1992 dari Curtin University of Technology (sekarang Curtin University), Perth, Australia. Beliau kemudian melanjutkan pendidikan di universitas dan jurusan yang sama untuk meraih gelar Bachelor of Commerce (Bcom (Hons)) pada tahun 1993 dan Doctor of Philosophy (PhD) pada tahun 2000.

Jeffrey K. Wonsono
Komisaris

Jeffrey Koes Wonsono, 65 tahun, merupakan warga negara Indonesia dan berdomisili di Jakarta. Pengangkatan pertamanya sebagai Komisaris tercatat dalam Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan No. 19 tanggal 22 Februari 2011, dan pengangkatan terakhirnya tercatat dalam Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan No. 37 tanggal 13 Mei 2024, dengan masa jabatan yang dimulai pada tanggal 13 Mei 2024.

Selain perannya di Perseroan, saat ini Jeffrey Koes Wonsono juga memegang beberapa posisi penting lainnya, termasuk sebagai Komisaris di PT Multipolar Technology Tbk sejak 2013, Presiden Komisaris di PT Visionet Data Internasional sejak 2016, dan Presiden Komisaris di PT Pacific Eastern Coconut Utama sejak 2019. Beliau juga aktif terlibat dalam berbagai organisasi industri, menjabat sebagai Wakil Ketua I di Himpunan Industri Pengolahan Kopra Indonesia (HIPKI) sejak 2014 dan Wakil Ketua di Dewan Kelapa Indonesia sejak 2022.

Karir beliau dimulai di sektor perbankan, di mana beliau memegang posisi penting, termasuk sebagai Presiden Direktur PT Bank Multicor dan PT Bank LTCB Central Asia hingga tahun 1994. Beliau pernah menjabat sebagai Presiden Direktur Perseroan untuk periode 1994-2011, serta memegang peran penting lainnya, seperti Komisaris PT Matahari Putra Prima Tbk (1997–2013), Presiden Komisaris PT Multipolar Technology Tbk (2011–2013), Komisaris PT Multipolar Technology Tbk (2013–2025) dan Komisaris PT Multifiling Mitra Indonesia Tbk (2017–2021).

Beliau memiliki latar belakang pendidikan di bidang bisnis. Beliau meraih gelar sarjana jurusan Marketing dari Center of Business Studies, London, Inggris, pada tahun 1979, dan Master of Business Administration (MBA) jurusan Banking and Finance dari Golden Gate University, San Francisco, Amerika Serikat, pada tahun 1986.